PENETAPAN KADAR GLUKOSA PADA TAPE KETAN HITAM BERDASARKAN LAMA FERMENTASI MENGGUNAKAN METODE LUFF SCHOORL
Categorie(s):
KTI
Author(s):
Rahmatu Syifa
Tahun:
2023
Kode:
48402
NIM Mahasiswa:
1041201012
Nama Mahasiswa:
Rahmatu Syifa
Nama Penulis:
Rahmatu Syifa
Item Type:
Karya iImiah Mahasiswa (Tesis, KIAN, Skripsi, KTI, laporan PKL)
Advisor:
Dr MASDIANTO, M.Si
NINING SUGIANTARI, S.Pd
Drs SEDIARSO, M.Farm., Apt
NINING SUGIANTARI, S.Pd
Drs SEDIARSO, M.Farm., Apt
Keyword(s):
Tape Ketan Hitam, Kadar Glukosa, Luff Schoorl
Abstract :
Indonesia terkenal dengan makanan tradisionalnya yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah tape ketan hitam. Tape ketan hitam memiki bahan utama beras ketan hitam (Oryza sativa var. Glutinosa) yang di fermentasi oleh ragi tape dengan jenis khamir Saccharomyces cerevisiae. Glukosa yang dihasilkan saat proses fermentasi memiliki kadar yang berbeda tergantung pada durasi lamanya fermentasi. Penelitian dilakukan guna mengetahu kadar glukosa dalam tape ketan hitam yang di fermentasi di hari ke-1 sampai hari ke-5, perbedaan kadar glukosa fermentasi tape ketan hitam hari ke-1 sampai hari ke-5, dan penurunan kadar glukosa pada fermentasi tape ketan hitam. Metode untuk melakukan penetapan kadar glukosa pada tape ketan adalah metode Luff Schrool. Hasil penentuan kadar glukosa pada tape ketan hitam kering dengan rata-rata kadar hari ke-1 sampai hari ke-2 adalah 1,95%-2,50%. Sedangkan hari ke-3 sampai hari ke-5 2,29%-1,83%. Dapat pula dihitug hasil kadar glukosa basah, degan rata-rata hari ke-1 sampai hari ke-2 1,92%-2,41%. Sedangkan hari ke-3 sampai hari ke-5 2,21%-1,75%. Maka dapat disimpukan bahwa kadar glukosa kering dan glukosa basah tertinggi pada hari ke-2 dan kadar glukosa terendah pada hari ke-5. Maka dapat disimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada hari ke-1 sampai hari ke-5 mengalami perubahan yang signifikan dalam kenaikan dan penurunan kadar glukosa.