Upaya Perbaikan Gizi dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Edukasi Konsumsi Buah dan Sayur pada Siswa di SMK Negeri 24 Jakarta
Categorie(s):
Surat Tugas dan Jurnal
Author(s):
Annisa Nursita Angesti, Parlin Dwiyana, Slamet Santoso K., Ratih Agustin Prikhatina
Tahun:
2022
Kode:
13211
Nama Penulis:
Annisa Nursita Angesti, Parlin Dwiyana, Slamet Santoso K., Ratih Agustin Prikhatina
Item Type:
Jurnal
eISSN/eISBN:
2962-9845
Keyword(s):
Edukasi, Konsumsi Buah dan Sayur
DOI:
https://doi.org/10.58639/im.v1i2.7
Abstract :
Gizi lebih dan obesitas pada remaja merupakan akumulasi lemak yang berlebihan sehingga dapat mengganggu kesehatan seperti munculnya penyakit tidak menular. Kini, penyakit tidak menular sudah mulai ada kasusnya pada usia remaja. Permasalahan tersebut harus diputus rantainya pada masa remaja agar tidak berlanjut. Salah satu cara yang kini tengah disebarluaskan oleh pemerintah adalah Gerakan Masyarakat dengan pola gizi seimbang, diantaranya adalah memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Kandungan dalam buah dan sayur yaitu vitamin, mineral dan serat mampu menurunkan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Di samping itu, buah dan sayur juga konsumsi yang tepat dalam kontrol berat
badan. Remaja adalah kelompok umur yang kuat akan digitalisasi, sehingga remaja merupakan kelompok yang tepat bagi penyebaran informasi gizi seimbang dan pola makan buah sayur melalui internet dan media sosial. Dengan demikian, remaja yang teredukasi gizi seimbang dapat menjadi perantara tersebarnya informasi yang lebih luas ssebagai upaya upaya perbaikan gizi dan pencegahan penyakit tidak menular. Kegiatan edukasi ini meliputi tiga kegiatan yaitu penyuluhan, lomba menu gizi seimbang via Instagram dan kuis sederhana tentang konsumsi sayur dan buah. Hasil penyuluhan terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan yang dapat dilihat dari perubahan nilai pre-test dan post-test. Terdapat siswa yang mengikuti lomba menu gizi seimbang via Instagram. Banyak siswa yang dapat menjawab dengan benar kuis konsumsi sayur dan buah dalam hitungan sepersekian detik. Kegiatan edukasi diharapkan dapat berlanjut dengan melibatkan fasilitas Kesehatan seperti psuskesmas setempat dan
orangtua dengan kegiatan lain seperti demo masak dan pelatihan modifikasi resep berbahan dasar sayur dan buah
badan. Remaja adalah kelompok umur yang kuat akan digitalisasi, sehingga remaja merupakan kelompok yang tepat bagi penyebaran informasi gizi seimbang dan pola makan buah sayur melalui internet dan media sosial. Dengan demikian, remaja yang teredukasi gizi seimbang dapat menjadi perantara tersebarnya informasi yang lebih luas ssebagai upaya upaya perbaikan gizi dan pencegahan penyakit tidak menular. Kegiatan edukasi ini meliputi tiga kegiatan yaitu penyuluhan, lomba menu gizi seimbang via Instagram dan kuis sederhana tentang konsumsi sayur dan buah. Hasil penyuluhan terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan yang dapat dilihat dari perubahan nilai pre-test dan post-test. Terdapat siswa yang mengikuti lomba menu gizi seimbang via Instagram. Banyak siswa yang dapat menjawab dengan benar kuis konsumsi sayur dan buah dalam hitungan sepersekian detik. Kegiatan edukasi diharapkan dapat berlanjut dengan melibatkan fasilitas Kesehatan seperti psuskesmas setempat dan
orangtua dengan kegiatan lain seperti demo masak dan pelatihan modifikasi resep berbahan dasar sayur dan buah