Perbandingan Penurunan Kadar Formalin Pada Cumi Asin Dengan Perlakuan Perendaman Air Hangat dan Air Garam

Categorie(s):
   Journal
Author(s):
   Masdianto, Nining Sugiantari, Yuli Kristianingsih, Oppie Handarisa
Tahun:
   2022
Kode:
 13453
Nama Penulis:
 Masdianto, Nining Sugiantari, Yuli Kristianingsih, Oppie Handarisa
Item Type:
 Jurnal
ISSN/ISBN:
2088-5687
eISSN/eISBN:
2745-6099
Keyword(s):
Cumi asin, formalin, perendaman air hangat, perendaman garam
DOI:
https://doi.org/10.37012/anakes.v8i2.1202
Abstract :
Cumi cumi adalah salah satu hasil laut yang mengandung tinggi protein dan menjadi makanan yang
biasa dikonsumsi oleh masyarakat. Protein yang tinggi pada cumi cumi dapat mempercepat proses
pembusukan. Formalin digunakan untuk memperpanjang umur penyimpanan cumi cumi. Formalin
merupakan bahan yang dilarang penggunaannya dalam bahan makanan menurut Peraturan Menteri
Kesehatan Nomor 033 Tahun 2012 Tentang Bahan Tambahan Pangan. Penelitian ini bertujuan
mengetahui perbedaan perlakuan kadar formalin pada cumi asin dengan perendaman air hangat dan air
garam. Metode asam kromatopat untuk uji kualitatif dan spektrofotometri untuk uji kuantitatif.
Jumlah sampel sebanyak 10 cumi asin. Hasil uji kualitatif menunjukkan 5 sampel positif mengandung
formalin. Kadar rata-rata formalin tanpa perendaman 0,9670 ppm dan setelah perendaman air hangat
900C selama 15 menit 0,6081 ppm dengan persentasi penurunan kadar formalin 53,1%, kadar rata
rata kadar formalin setelah perendaman air garam 10% selama 15 menit 0,5550 ppm dengan
persentase penurunan kadar formalin 49,12%. Hasil uji t independent didapatkan p value 0,816 < 0,05
tidak terdapat penurunan kadar formalin yang signifikan pada cumi asin baik dengan perendaman air
hangat maupun air garam. Kadar formalin pada cumi asin dapat diturunkan dengan cara perendaman
air hangat dan air garam.
  Link File