Pengaruh Strategi Marketing Mix Dan Brand Image Terhadap Loyalitas Pelanggan Minimarket Alfamart di Gandaria Jakarta Selatan

Categorie(s):
   Peer Review
Author(s):
   Fery Hernaningsih
Tahun:
   2022
Kode:
 61201
Nama Penulis:
 Fery Hernaningsih
Item Type:
 Peer Review
eISSN/eISBN:
2721-0472
Keyword(s):
Strategi Marketing Mix, Brand Image dan Loyalitas Pelanggan
DOI:
https://doi.org/10.3701/ileka.v2i2.594
Abstract :
Strategi Marketing Mix merupakan kunci keberhasilan penyampaian produk kepada konsumen atau
calon konsumennya. Citra Merek memberikan keyakinan kepada konsumen terhadap produk yang
dibelinya. Dengan terpenuhinya kebutuhan konsumen akan suatu produk akan menimbulkan
loyalitas pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Bauran
Pemasaran dan Citra Merek terhadap loyalitas pelanggan , baik secara simultan maupun parsial.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey teknik korelasional. Analisis
data yang digunakan adalah korelasi sederhana, korelasi parsial, korelasi ganda, regresi sederhana
dan regresi ganda. Hasil uji hipotesis menyimpulkan: (a) terdapat hubungan positif antara X1
dengan Y sebesar (ry1) = 0,5223; persamaan regresi = 38,72 + 0,63X1; kontribusi X1 terhadap Y
sebesar 27,28%, (b) terdapat hubungan positif antara X2 dengan Y sebesar (ry2) = 0,4471;
persamaan regresi = 53,84 + 0,47X2; kontribusi X2 terhadap Y sebesar 19,99%, (c) terdapat
hubungan positif antara X1 dan X2 secara simultan terhadap Y sebesar 0,5730; persamaan regresi
= 25,85 + 0,481X1 + 0,275X2; kontribusi X1, dan X2 terhadap Y sebesar 32,83%, artinya bahwa
32,83% variabel bauran pemasaran dan citra merek memberi sumbangan (kontribusi) terhadap
loyalitas pelanggan, sedang sisanya 67,17 % dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan penelitian
ini dasarankan (1) Peningkatan Strategi Marketing Mix yaitu digital marketing. Dengan digital
marketing pesan yang disampaikan cepat sehingga menimbulkan pembelian berulang dan
menambah konsumen baru. (2) Memiliki identitas pembeda dan karakter yang unik untuk
menunjukkan kosistensi perusahaan. (3) Meneruskan konsistensi perusahaan dengan cara
mempertahankan kualitas produk, mempertahankan karakter brand, mempertahankan hubungan
baik dengan konsumen dan berbagai aspek lainnya.