HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT ANSIETAS PADA KLIEN DENGAN PENYAKIT KANKER DI RSPAD GATOT SOEBROTO
Categorie(s):
Jurnal
Author(s):
Zakiyah Mujahidah, Suwarningsih Soeharto, Tika Silviasari
Tahun:
2018
Kode:
14901
Nama Penulis:
Zakiyah Mujahidah, Suwarningsih Soeharto, Tika Silviasari
Item Type:
Jurnal
ISSN/ISBN:
2656-1190
eISSN/eISBN:
2301-9255
Keyword(s):
kanker, ansietas, mekanisme koping
DOI:
https://doi.org/10.37012/jik.v10i2.48
Abstract :
ABSTRAK
Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang
berubah menjadi sel kanker. Pasien yang terkena kanker akan mengalami ansietasatau biasa
disebut kecemasan. Ansietas adalah perasaan takut yang tidak jelas dan tidak didukung oleh
situasi. Penanganan ansietas dapat dilakukan dengan menggunakan mekanisme koping.
Mekanisme koping dibagi menjadi dua bagian yaitu mekanime koping adaptif dan mekanisme
koping maladaptif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross
sectional dengan menggunakan uji chi square yang bertujuan melihat hubungan antara mekanisme
koping dengan tingkat ansietas pada klien dengan penyakit kanker di RSPAD Gatot Soebroto
dengan jumlah responden sebanyak 66 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian yang
dilakukan pada bulan agustus 2017 terdapat (51,5%) pasien dengan mekanisme koping maladaptif
dan (48,5%) pasien menggunakan mekanisme koping adaptif. Pasien dengan tingkat ansietas
ringan sebanyak (16,7%), ansietas sedang (62,1%) dan ansietas berat sebanyak (21,2%) dengan pvalue 0,735 dan 0.537, =0,05 OR= 0,652 (95% CI 0,171-2,485) dan OR= 1,704(95% CI 0,500-
5,800).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara
mekanisme koping dengan tingkat ansietas pada klien dengan penyakit kanker di RSPAD Gatot
Soebroto. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan mekanisme koping yang baik dapat
mengurangi tingkatan ansietas pada penderita kanker.
Kata kunci : kanker, ansietas, mekanisme koping
Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang
berubah menjadi sel kanker. Pasien yang terkena kanker akan mengalami ansietasatau biasa
disebut kecemasan. Ansietas adalah perasaan takut yang tidak jelas dan tidak didukung oleh
situasi. Penanganan ansietas dapat dilakukan dengan menggunakan mekanisme koping.
Mekanisme koping dibagi menjadi dua bagian yaitu mekanime koping adaptif dan mekanisme
koping maladaptif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross
sectional dengan menggunakan uji chi square yang bertujuan melihat hubungan antara mekanisme
koping dengan tingkat ansietas pada klien dengan penyakit kanker di RSPAD Gatot Soebroto
dengan jumlah responden sebanyak 66 orang responden. Berdasarkan hasil penelitian yang
dilakukan pada bulan agustus 2017 terdapat (51,5%) pasien dengan mekanisme koping maladaptif
dan (48,5%) pasien menggunakan mekanisme koping adaptif. Pasien dengan tingkat ansietas
ringan sebanyak (16,7%), ansietas sedang (62,1%) dan ansietas berat sebanyak (21,2%) dengan pvalue 0,735 dan 0.537, =0,05 OR= 0,652 (95% CI 0,171-2,485) dan OR= 1,704(95% CI 0,500-
5,800).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara
mekanisme koping dengan tingkat ansietas pada klien dengan penyakit kanker di RSPAD Gatot
Soebroto. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan mekanisme koping yang baik dapat
mengurangi tingkatan ansietas pada penderita kanker.
Kata kunci : kanker, ansietas, mekanisme koping