Proceeding International Midwifery Scientific Conference 2018
Categorie(s):
Prosiding
Author(s):
Desi Rusmiati, Tiurlan Silitonga, Warendi
Tahun:
2018
Kode:
13201
Nama Penulis:
Desi Rusmiati
Item Type:
Prosiding
ISSN/ISBN:
2599-0411
Keyword(s):
Cervical Cancer, Visual Acetate Inspection
Abstract :
Kanker serviks menjadi momok menakutkan bagi perempuan di dunia. Berdasarkan data GLOBOCAN, International Agency for Research on Cancer (IARC), diketahui bahwa pada tahun 2012 terdapat 14,1 juta kasus baru kanker dan 8,2 juta kematian akibat kanker di seluruh dunia.1 Demikian halnya di Indonesia, diperkirakan ditemukan 40 ribu kasus kanker serviks setiap tahunnya.2 kemudian prevalensinya meningkat sampai 10% pada kelompok Wanita Pekerja Seks (WPS). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan pengetahuan dan sikap terhadap minat melakukan deteksi dini kanker serviks metode inspeksi visual asetat (IVA) pada WPS. Merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis desain observasional bersifat deskriptif analitik menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasinya WPS di Dusun Genteng, Desa Patimban, Kec. Pusakanegara Kab. Subang, ditentukan dengan menggunakan teknik accidental sampling dengan sampel sebanyak 35 responden. Analisis data bivariat menggunakan uji Man Whitney sebab data menunjukan distribusi yang tidak normal. Hasilnya didapatkan p value untuk pengetahuan 0,003 dan p value untuk sikap 0,030. Kesimpulannya adalah terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap yang signifikan antara kelompok WPS yang berminat melakukan IVA test dengan kelompok WPS yang tidak berminat. Untuk menumbuhkan minat WPS melakukan deteksi dini kanker serviks sebaiknya mereka diberikan informasi-informasi terkait pentingnya melakukan deteksi dini kanker serviks termasuk IV test.