KEJADIAN PENYAKIT CHIKUNGUNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN MAKASAR JAKARTA TIMUR
Categorie(s):
Jurnal
Author(s):
Petrus Geroda Beda Ama
Tahun:
2018
Kode:
13201
Nama Penulis:
Petrus Geroda Beda Ama
Item Type:
Jurnal
Additional Info:
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 (2); September 2018 Hal.146-154
ISSN/ISBN:
p-ISSN: 2301-9255
eISSN/eISBN:
e-ISSN: 2656-1190
Keyword(s):
Kejadian Penyakit Chikungunya
DOI:
https://doi.org/10.37012/jik.v10i2.49
Abstract :
Chikungunya adalah suatu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus Chikungunya (CHIK). Tujuan penelitian ini
adalah Diketahuinya faktor apa sajakah yang berhubungan dengan kejadian Penyakit Chikungunya di wilayah kerja
Puskesmas Kecamatan Makasar Jakarta Timur. Hasil penelitian analisis bivariate ditemukan ada dua variabel yang
berhubungan dengan kejadian Penyakit Chikungunya yaitu : (1) Keberadaan jentik nyamuk : OR=2,062 dengan CI=1,169-
3,636, (2) Umur : OR= 1,807 dengan CI = 1,117-2,923. Sementara variabel jenis kelamin dan pekerjaan tidak
berhubungan. Hasil analisa multivariate, variabel yang berhubungan dengan Chikungunya adalah keberadaan jentik
nyamuk dan umur. keberadaan jentik nyamuk merupakan variabel yang paling dominan dengan nilai OR tertingi yaitu
2,286. Sementara Umur dengan nilai OR: 1,804. Namun menurut hubungan temporal, Keberadaan jentik tidak selalu
mendahului kejadian Chikungunya, sementara umur selalu mendahului kejadian Chikungunya. Oleh karena itu, walaupun
secara statistic, nilai OR tertinggi pada keberadaan jentik nyamuk namun secara temporal, Umur lebih dominan. Untuk
menghindari resiko terjadinya penyakit Chikungunya maka pihak puskesmas perlu melakukan edukasi ke masyarakat
terkait Self Jumantik untuk menekan keberadaan nyamuk maupun jentik nyamuk di lingkungan rumah warga.
Daftar Pustaka : 12 (2007-2015)
adalah Diketahuinya faktor apa sajakah yang berhubungan dengan kejadian Penyakit Chikungunya di wilayah kerja
Puskesmas Kecamatan Makasar Jakarta Timur. Hasil penelitian analisis bivariate ditemukan ada dua variabel yang
berhubungan dengan kejadian Penyakit Chikungunya yaitu : (1) Keberadaan jentik nyamuk : OR=2,062 dengan CI=1,169-
3,636, (2) Umur : OR= 1,807 dengan CI = 1,117-2,923. Sementara variabel jenis kelamin dan pekerjaan tidak
berhubungan. Hasil analisa multivariate, variabel yang berhubungan dengan Chikungunya adalah keberadaan jentik
nyamuk dan umur. keberadaan jentik nyamuk merupakan variabel yang paling dominan dengan nilai OR tertingi yaitu
2,286. Sementara Umur dengan nilai OR: 1,804. Namun menurut hubungan temporal, Keberadaan jentik tidak selalu
mendahului kejadian Chikungunya, sementara umur selalu mendahului kejadian Chikungunya. Oleh karena itu, walaupun
secara statistic, nilai OR tertinggi pada keberadaan jentik nyamuk namun secara temporal, Umur lebih dominan. Untuk
menghindari resiko terjadinya penyakit Chikungunya maka pihak puskesmas perlu melakukan edukasi ke masyarakat
terkait Self Jumantik untuk menekan keberadaan nyamuk maupun jentik nyamuk di lingkungan rumah warga.
Daftar Pustaka : 12 (2007-2015)